OSIS SMA Don Bosco Padang

"Determined, Committed, Focused, Make It Happen"

Hope for a Better Tomorrow

Hello semua

apa kabarnya nih?😀

sudah lama tidak di-update, jadi saya mau menghidupkannya lagi.

Get Ready! *siapkan defibrillator (alat kejut jantung)*

Clear! *shock*

(._.)  (:|)  (.-.)  (|:)  (._.)

Hellooo ! (^o^)

Forget it! (-_-“) Forget it! (-_-“)/|

Okay. Mari kita masuk ke topik kita hari ini. Hope for a Better Tomorrow

Hope (harapan) kita bermacam-macam. Selalu ada saja yang kita inginkan untuk terjadi. Sebagai contoh, ketika kita sedang jatuh cinta *dasar anak muda*, kita mau selalu di dekat dia dan kalau bisa, jadi pacarnya. * ingat teknik PDKT! 3B! Berdoa, Berusaha, daaaaaaaannnn…………………………… Berkaca (  -_-)__  || *

Contoh lain (‘-‘ ) waktu kita ujian (^.^) kita pasti pengen nilai kita bagus. tapi jangan pakai cara yang tidak baik ya (-_- )

Nah, sekarang kita sudah mengidentifikasi harapan, kita perlu berpikir realistis. jangan sampai kita pasang harapan kita lebih dari bintang yg bisa kita capai *nilai Biologi 55 tapi mau jadi dokter (-_-  ) *. Kita memiliki kapabilitas yang berbeda-beda tapi 1 yg menyamakan kita semua, yaitu kita BISA meraih harapan kita masing-masing sesuai dengan bidang kita masing-masing.

Ingat motto Andrie Wongso! Success is My Right! Sukses adalah Hak Saya!

Selanjutnya adalah kembali mengingat teknik PDKT kita (3B) yang kalau kita ubah sudut pandang kita merupakan teknik paling mudah dihapal utk hidup lebih baik.

Pertama: Berdoa!

Kita perlu bersyukur bahwa kita masih hidup di saat ini dan bahwa kita masih memiliki apa yang kita miliki saat ini. Jangan sampai kita belajar bersyukur setelah kita kehilangan sesuatu. Bersyukur harus dimulai dari awal.

Saya bertemu dengan seorang yang tuli beberapa waktu yang lalu. Dia berkeliling di mall menawarkan barang-barang yang dibuat oleh komunitas orang tuli untuk mencari bantuan dana. Dia berkeliling dengan senyuman dan dari matanya, kita bisa melihat bahwa dia tidak memaksakan senyumannya. Itu senyuman paling tulus yang pernah saya liat.🙂

Orang seperti dia saja mensyukuri apa yang dimilikinya. Mengapa kita tidak? \(^o^)/

Setelah bersyukur, hendaknya kita mengucapkan tekad kita untuk menjadi lebih baik dalam doa kita. “Semoga saya bisa mendapatkan nilai yang baik” “Semoga saya bisa menjadi pacar yang setia terhadapnya” “Semoga saya bisa lulus UN”. Usahakan jangan berisi permintaan. “Semoga saya diberi nilai yang baik” “Semoga saya diberi pacar yang setia”. Karena itu semua bisa membuat kita tidak bersemangat secara tidak langsung. Kita minta diberikan sesuatu tanpa kita bermaksud menwujudkannya. Ini saran saya saja karena menurut saya, kata-kata seperti itu kurang baik dan tidak memberi motivasi. Kita perlu berinisiatif untuk mengambil langkah mewujudkan. Kalau tidak, Tuhan tidak akan memiliki situasi dan kondisi yang memungkinkan Tuhan memberikan apa yang kita mau. (^_^)

Pernahkah kalian mendengar seseorang mendapatkan sesuatu yang sekonyong-konyong ada? Sim salabim *duar* *mobil Mercedes muncul di hadapannya* (*o* )

Pernahkah? Tentu tidak kan? Makanya kita perlu berinisiatif mewujudkannya. ^^

Kedua: Berusaha!

Setelah kita Berdoa, saatnya kita BERAKSI! *jadi ingat lagu “Beraksi” dari Kotak*

Ya, ini juga salah satu langkah krusial dalam mewujudkan harapan dan juga harus dimulai dari sekarang. Kita tidak bisa mengubah masa lalu tapi kita bisa menentukan masa depan kita.

Mau tau akibat dari apa yang kita lakukan di masa lalu? Liat diri kita sekarang! (._.)Mau tau masa depan kita bagaimana? Liat apa yang dilakukan diri kita sekarang! (._.  ) (  ._.)
Simpel kan?

Ayo, kita kembali ke orang tuli yang saya temui itu. Apa yang dia lakukan? Dia menawarkan barang yang dibuat oleh komunitasnya. Kenapa? Karena dia punya harapan untuk kelangsungan hidup teman-temannya dan dia tidak merenung saja untuk meraih harapan itu. Dia berusaha agar teman-temannya bisa melanjutkan hidup dengan lebih baik dan teman-temannya juga berusaha dengan membuat hasil karya mereka masing-masing. Mereka menamakan hasil karya mereka dengan nama “The Art of Deaf” (y)

Fantastic kan?

Ketiga: Berkaca!

Jangan berkaca terlalu lama di depan cermin ya. Berkaca di sini bukan berarti itu. hahaha

Berkaca di sini adalah kita harus merefleksi diri kita masing-masing akan apa yang telah kita lakukan dan apa yang belum kita lakukan.

Hal baik yang belum terjadi, lakukan! Hal baik yang telah terjadi, kembangkan!
Hal buruk yang belum terjadi, hindari! Hal buruk yang telah terjadi, kurangi efeknya dan hindarilah untuk selanjutnya!

Jadi, siapa yang mencoba teknik ini? hahaha😀

Gimana semangat kalian sekarang? Rusak karena kata-kata saya? atau makin berkobar karena kata-kata saya? Atau bosan membacanya? hahaha. Semoga makin berkobar ya (^o^) Amien! (^_^)

Sampai jumpa di lain waktu dengan admin yang berbeda,

 

Founder ^^

Buatlah komentar yg berkualitas baik. Terima kasih :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: